MEDIABERITA, JEMBER – Pemberitaan gencar soal kosmetik illegal beredar di Jember, tak sedikitpun direspon aparat Polres Jember. Ironisnya, malah muncul isu miring dugaan aliran uang kepada oknum polisi.
Informasi yang digali, wartawan beritabangsa mendapat informasi bahwa ada uang ratusan juta rupiah dikeluarkan terduga penjual kosmetik ilegal ke oknum polisi H dan F, di Unit Pidter.
Informasi dari sumber terpercaya, menyebut penyedia uang itu adalah Yana, penjual kosmetik ilegal di Kabupaten Jember, di media daring.
Uang ratusan juta itu, diduga diserahkan kepada oknum dengan harapan bisa “mengondisikan” wartawan Beritabangsa agar berhenti menulis kosmetik ilegal.
“Yana sudah menggelontorkan Rp100 juta ke oknum polisi H dan F di Unit pidter Polres Jember untuk menghentikan pemberitaan kosmetik ilegal, namun gagal, karena pemberitaan terus berlanjut. Saat ini Yana berencana menarik kembali uang itu dari polisi,” ujar P, informan Beritabangsa dalam investigasi peredaran kosmetik ilegal di Kabupaten Jember, Jumat malam 26 September 2025.
Untuk kabar isu miring ini, wartawan Beritabangsa.id telah mengkonfirmasi kabar ini kepada Kanit Pidter Polres Jember, Inspektur Polisi Dua Harry Sasono pada Sabtu pagi, 27 September 2025 melalui pesan WhatsApp ke nomor pribadinya, namun sampai berita ini ditayangkan, belum dia balas.
Sebelumnya, wartawan Beritabangsa menemukan tumpukan paket di sebuah outlet ekspedisi pada 8 September 2025, dengan resi tertulis nama pengirim Wb.glow.
Saat dilacak, Wb.glow itu merupakan toko kosmetik ilegal jenis bibit booster pemutih badan di lokapasar daring.
Tumpukan paket itu dikirim oleh 2 orang perempuan yang mengenakan kaus warna abu-abu bertuliskan Ayana Store di bagian punggung.
Masih pada 8 September, malam harinya, wartawan mendapati swalayan Ayana Store, dengan karyawati semuanya mengenakan kaus persis seperti yang ditemui di outlet ekspedisi.
Pemilik swalayan Ayana Store itu adalah Yana, warga Dusun Loji Kidul, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember.
Masifnya pemberitaan mengenai temuan kosmetik ilegal ini, belum mendapat tindakan apapun dari pihak berwenang di Kabupaten Jember.
Padahal, di media sosial, pemberitaan terkait peredaran kosmetik ilegal di Kabupaten Jember ini telah ramai menjadi perbincangan netizen selama dua pekan terakhir.
