MEDIABERITA, TUBAN – Kapolresta Tuban Kombes Polisi Jazuli Dani Iriawan, menggelar dialog sinergi Kamtibmas dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan organisasi mahasiswa ekstra kampus (Ormek) di Kangen Kopi, Jalan Pasar Ikan, Kecamatan Tuban, Senin (19/10/2026) pukul 19.00 – 21.30 WIB.
Dialog ini menjadi sinergi komunikasi antara kepolisian dan mahasiswa guna membahas berbagai persoalan di Kabupaten Tuban, dan memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Yang hadir kali ini, perwakilan Ketua PC PMII Tuban Roviq Wahyudin, Ketua PC HMI Tuban Agus Siswanto, Ketua DPC GMNI Tuban Ain Nur Rochman, PC IMM, BEM Universitas Sunan Bonang, ITB, dan Unirow.
Dalam dialog itu, mahasiswa menyampaikan sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat, mulai dari dugaan aktivitas pertambangan ilegal, kenakalan remaja, perundungan atau bullying, pelecehan seksual, hingga balap liar dan potensi konflik antara masyarakat dengan perusahaan seiring perkembangan industri di Kabupaten Tuban.
Ketua DPC GMNI Tuban, Ain Nur Rochman, menyoroti dugaan maraknya aktivitas pertambangan ilegal di wilayah setempat.
Dia berharap kepolisian mengambil langkah tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Selain itu, ia mendorong penanganan yang lebih intensif terhadap persoalan perundungan dan pelecehan seksual, khususnya di kalangan remaja.
Sementara itu, perwakilan mahasiswa BEM Universitas Sunan Bonang, Faris, menegaskan bahwa semangat Polri bersama masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan nyata.
“Harapan kami, jargon ‘Polisi Bersama Masyarakat’ bukan hanya sekadar slogan, tetapi benar-benar dimaknai dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya
Faris juga menyampaikan keluhan masyarakat terkait dugaan balap liar pada malam hari di kawasan Tasikmadu, Kecamatan Palang. Ia berharap kepolisian meningkatkan perhatian terhadap persoalan tersebut demi menjaga keselamatan pengguna jalan dan ketertiban lingkungan.
Persoalan lain disampaikan perwakilan PC PMII Kabupaten Tuban, Ubed yang menyoroti potensi konflik antara masyarakat dan perusahaan seiring perkembangan kawasan industri serta pembangunan infrastruktur.
Menurutnya, perkembangan ekonomi daerah perlu diiringi dengan upaya pencegahan konflik dan perlindungan terhadap kepentingan masyarakat.
Mahasiswa berharap kepolisian tetap mengedepankan profesionalisme, objektivitas, dan penegakan hukum yang adil apabila muncul persoalan antara masyarakat dan korporasi.
Di sisi lain, Ketua PC HMI Kabupaten Tuban, Agus Siswanto, mengapresiasi pelaksanaan dialog tersebut. Ia menilai forum komunikasi seperti ini penting karena memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi dan persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.
Agus berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sehingga hubungan dan sinergi antara mahasiswa dengan Polresta Tuban semakin kuat.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kapolresta Tuban Kombes Pol Jazuli Dani Iriawan menyampaikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa terhadap persoalan sosial dan keamanan di Kabupaten Tuban.
Dia menekankan bahwa komunikasi antara kepolisian, mahasiswa, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar berbagai persoalan dapat dibahas bersama dan dicarikan solusi sesuai ketentuan yang berlaku.
