MEDIABERITA, BOJONEGORO – Jalan berlubang di wilayah Kota Bojonegoro tepatnya sepanjang Jalan Thamrin banyak dikeluhkan masyarakat yang melintas. Pasalnya tidak hanya bergelombang beberapa titik terlihat berlubang hingga dapat membahayakan pengguna jalan.
Salah satu warga Kelurahan Ledok Kulon, Yohana, mengatakan pernah hampir terjatuh akibat jalan berlubang.
Jalan yang baru diperbaiki pada 2022 lalu sudah banyak yang rusak. Menurutnya jalan ini pernah dilakukan penambalan akibat jalan bergelombang dan berlubang, Senin (15/9/2025).
“Dari awal pembangunan bentuk jalan sudah bergelombang tidak rata, pernah juga hampir jatuh karena jalan yang bergelombang naik turun,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Jalan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Kabupaten Bojonegoro, Danang Khurniawan yang dikonfirmasi menjelaskan bahwa Jalan Thamrin sudah direncakan perbaikan pada 2026.
“Jika terkait jalan Thamrin sudah masuk di perencanaan induk, dan segera dilakukan perbaikan pada tahun 2026,” jelasnya.
Sekadar diketahui, perbaikan Jalan Thamrin memiliki pagu anggaran jalan dan trotoar, di sisi barat Jalan Thamrin Rp16 miliar.
Ada 3 dari total 62 peserta lelang yang mengajukan penawaran harga. Pemenang belum berkontrak PT Wiratama Graha Raharja asal Surabaya, menawar Rp15miliar. Sedangkan pagu sisi timur Jalan Thamrin Rp14,6 miliar. Ada 4 dari total 67 perserta lelang.
Pemenang belum berkontrak PT Fatiga Karya Putra asal Kelurahan Klangon, Kecamatan Bojonegoro Kota, penawaran harga Rp13,8 miliar bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemkab Bojonegoro TA 2022.
>>> Klik berita lainnya di news google mediaberita.info
Post Views: 0

