MEDIABERITA, JEMBER – Kepolisian Resor Jember melalui Unit Pidter Satreskrim tercatat dua kali melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke swalayan Ayana Store terkait informasi dugaan kosmetik ilegal.
Polres Jember melalui Unit Pidter Reskrim, pertama pada 25 September 2025, diduga bersama BPOM, dan kedua pada 29 September 2025, dibarengi Satfung Paminal Polres. Sialnya, dalam Sidak, polisi gigit jari.
“Hasilnya nihil. Petugas hanya menemukan beberapa produk kedaluwarsa yang tidak dijual, dan langsung dimusnahkan di tempat,” ujar Kanit Pidter, Inspektur Polisi Dua, Harry Sasono.
Informasi Sidak di Ayana Store melibatkan BPOM Jember, belum disampaikan tegas oleh Kepala Balai BPOM Jemher Benny Hendrawan Prabowo. Saat dikonfirmasi soal Sidak 25 September 2025 Benny bungkam.
Sebelumnya, Benny dalam chat dengan wartawan, berulangkali berjanji akan menindaklanjuti informasi kasus penjualan dugaan kosmetik ilegal di Kabupaten Jember.
“Balai POM Jember akan menindaklanjuti informasi dengan melakukan penelusuran peredaran kosmetik ilegal itu. Jika nanti ditemukan bukti pelanggaran maka akan dilakukan tindakan sesuai hukum yang berlaku, dengan bekerjasama dengan aparat penegak hukum dan pemerintah daerah,” ujar Benny, kala itu Kamis, 18 September 2025.
Namun janji tersebut belum ditunaikan. Berulangkali permintaan klarifikasi kepada Kepala Balai POM Jember terkait tugas pokok pengawasannya, tak dijawab.
Melalui chat WhatsApp, pada 20 September 2025, tidak dijawab. Kedua, pada 22 September 2025, di Kantor Balai POM Jember, hanya bertemu Diana, staf pelayanan publik, yang mengatakan Benny sedang ke Jakarta.
“Mohon maaf, bapak Kepala (Benny) sedang dinas luar. Beliau sedang di Jakarta, BPOM Pusat,” ujar Diana, 22 September 2025.
Saat dihubungi melalui telepon, Kepala Balai menolak.
“Nanti aja Pak, di kantor aja,” jawab Benny dalam Chat WhatsApp.
Namun pada 29 September 2025, Kepala BPOM Benny minta ditemui pekan depan.
Sialnya, Senin 6 Oktober 2025, diganti lagi.
“Hari Kamis ya Pak,” ujar Benny.
Dia berdalih banyak agenda. Hingga kini, staf BPOM Jember belum diketahui yang ikut Sidak, 25 September 2025.
