MEDIABERITA, BOJONEGORO – Pertamina EP Cepu (PEPC) mengajak jurnalis dari 10 media di Kabupaten Bojonegoro meninjau langsung pelaksanaan program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) di sekitar wilayah operasi Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB), Kamis (15/10/2026).
Kegiatan bertajuk Media Goes to JTB tersebut menjadi kesempatan bagi para jurnalis untuk melihat perkembangan program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan perusahaan, termasuk penguatan sektor ekonomi produktif berbasis potensi lokal.
Dalam kunjungan itu, para jurnalis mendatangi program Petani Hutan di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, serta usaha pengolahan makanan Sumala Snack yang menjadi bagian dari program binaan perusahaan.
Head Communication Relations & CID Pertamina EP Cepu JTB Field, Agung Yunito Yahya, mengatakan, program pemberdayaan masyarakat dirancang untuk membangun ekosistem usaha yang saling terhubung. Dengan begitu, masyarakat diharapkan mampu mengembangkan potensi ekonomi secara mandiri dan berkelanjutan.
Salah satu implementasinya melalui Program Petani Hutan JTB di Desa Bandungrejo. Kelompok tani setempat didorong mengembangkan sejumlah usaha produktif, mulai dari produksi pupuk kompos, penyediaan media tanam hingga budidaya kambing produktif.
“Melalui kunjungan ini, rekan-rekan jurnalis dapat melihat aktivitas industri hulu migas dari sisi yang lebih luas. Tidak hanya berkaitan dengan produksi dan penyaluran gas, tetapi juga keterlibatan pelaku usaha lokal, pengelolaan lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasi,” kata Agung Yunito Yahya.
Dia menambahkan, kegiatan Media Goes to JTB juga menjadi sarana untuk memperkenalkan kontribusi perusahaan di luar aktivitas operasional migas, khususnya dalam mendukung pengembangan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah kerja.
Agung Yunito Yahya, turut menyampaikan, apresiasi kepada para jurnalis yang selama ini menjalin kerja sama dengan Pertamina EP Cepu JTB Field dalam menyampaikan informasi kepada publik. Dia berharap hubungan baik tersebut terus terjaga sehingga informasi mengenai kegiatan perusahaan dan program pemberdayaan masyarakat dapat tersampaikan secara luas.
Sementara itu, salah satu peserta kunjungan, Rizki Nurdiansah dari blokBojonegoro.com, menilai kegiatan tersebut memberikan wawasan lebih luas mengenai kontribusi perusahaan migas terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Menurut dia, peninjauan secara langsung penting untuk mengetahui manfaat program yang dijalankan perusahaan, sekaligus memberikan gambaran kepada masyarakat mengenai aktivitas Pertamina EP Cepu JTB Field yang tidak hanya berfokus pada produksi dan penyaluran gas.
“Kegiatan ini sangat membantu kami, terutama untuk melihat langsung manfaat yang dirasakan masyarakat. Jadi, Pertamina EP Cepu JTB Field tidak hanya melakukan produksi migas, tetapi juga menjalankan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat,” pungkasnya.
Penulis: Suyati
