Sukses Curi Perhatian Pasar, UMK Binaan PLN Ichinogami Tembus Omzet Rp2 Miliar Lewat Kriya Kertas Ramah Lingkungan

Suasana booth Ichinogami di Stasiun Kereta Cepat Halim, saat melayani pelanggan yang tertarik dengan kriya kertas 3 dimensi berbahan eco paper. Sebagai UMKM binaan PLN UID Jakarta Raya, Ichinogami sukses meningkatkan omzet berkat bantuan operasional dan pembinaan manajemen yang berkelanjutan.

Jakarta, 9 September 2026 – Dukungan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya dan Hub UMK Jakarta Raya mendorong PT Ika Cipta Harmoni (Ichinogami Papercraft Expert) untuk terus berkembang dan meningkatkan daya saing usaha. Mitra binaan PLN tersebut berhasil meningkatkan omzet hingga Rp2 miliar, tumbuh 400 persen, melalui pengembangan produk kriya kertas tiga dimensi yang mengedepankan prinsip ramah lingkungan.

Pertumbuhan usaha Ichinogami didukung penguatan kapasitas produksi dan pengelolaan usaha melalui berbagai program pembinaan PLN. Bantuan mesin cetak dan pendampingan manajemen keuangan membuat kapasitas produksi meningkat dari sekitar 10.000 menjadi 100.000 unit per bulan. PLN UID Jakarta Raya juga memfasilitasi sertifikasi SNI Keamanan Mainan Anak, yang turut memperkuat kepercayaan pasar dan membuka peluang bagi Ichinogami untuk memperluas pasar ke segmen korporasi (B2B), BUMN, dan instansi pemerintah.

Pendiri Ichinogami Papercraft Expert, Putri Ayu Pratami, mengatakan dukungan PLN menjadi salah satu bagian penting dalam proses pengembangan bisnisnya. Menurutnya, pendampingan yang diberikan tidak hanya membantu meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga mendorong Ichinogami membangun proses usaha yang lebih mandiri dan terstandar.

“Sebelumnya kami sangat bergantung pada vendor percetakan luar sehingga waktu pengerjaan lambat dan biaya produksi tinggi. Berkat dukungan mesin cetak dari PLN UID Jakarta Raya dan pendampingan Hub UMK Jakarta Raya, kami kini lebih mandiri secara operasional, mampu melayani pesanan small batch dengan lebih cepat, dan dipercaya oleh lebih dari 40 klien korporasi aktif,” ungkap Putri.

Seiring dengan pertumbuhan usaha, Ichinogami juga memperkuat komitmennya terhadap praktik bisnis yang ramah lingkungan. Produk kriya kertas tiga dimensinya kini menggunakan 100 persen eco paper dengan sertifikasi internasional Programme for the Endorsement of Forest Certification (PEFC) dan Forest Stewardship Council (FSC) yang mendukung penggunaan bahan baku dari pengelolaan hutan yang bertanggung jawab.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai inovasi dalam proses produksi. Bersama Hub UMK Jakarta Raya, Ichinogami mengubah buku panduan cetak menjadi kode QR interaktif yang mampu menghemat hingga 50.000 lembar kertas per tahun. Sisa kertas dari kegiatan lokakarya juga dimanfaatkan kembali menjadi karya seni bernilai jual, sementara program pengembalian kemasan bekas bernomor seri tengah dipersiapkan agar kemasan dapat digunakan kembali.

Image 2
Dukungan mesin cetak bantuan dari PLN UID Jakarta Raya yang memproduksi pola kriya kertas di fasilitas operasional Ichinogami. Peralatan ini menjadi titik balik kemandirian pelaku usaha tersebut dalam mempercepat waktu pengerjaan dan melipatgandakan kapasitas produksi hingga 100.000 unit per bulan.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, mengatakan pembinaan UMK melalui Hub UMK Jakarta Raya diarahkan untuk mendorong UMK semakin mandiri, kompetitif, dan mampu menciptakan nilai tambah secara berkelanjutan.

“Bagi kami, keberhasilan pembinaan bukan hanya ketika bantuan diberikan, tetapi ketika UMK mampu berkembang, semakin mandiri, dan memiliki daya saing. Ichinogami menunjukkan bahwa pertumbuhan bisnis dapat berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Ini menjadi contoh bagaimana inovasi dan prinsip keberlanjutan dapat menciptakan nilai tambah bagi usaha,” ujar Andy Adcha.

Andy Adcha menambahkan, PLN akan terus mendorong UMK binaan melalui pengembangan kapasitas, peningkatan kualitas produk, perluasan akses pasar, serta penerapan praktik bisnis yang berkelanjutan.

“Kami berharap semakin banyak UMK binaan PLN yang mampu naik kelas, memperluas pasar, dan menciptakan dampak yang lebih besar bagi masyarakat dan lingkungan,” tambah Andy Adcha.

Atas komitmennya dalam mengembangkan bisnis berkelanjutan, Ichinogami menjadi salah satu UMK pionir binaan PLN UID Jakarta Raya yang berhasil menyusun Laporan Keberlanjutan Mandiri (Sustainability Report) berlandaskan Panduan LESTARI. Capaian tersebut sekaligus mengantarkan Ichinogami menjadi kandidat unggulan PLN TJSL Awards 2026 untuk kategori UMK Terbaik.

Melalui Hub UMK Jakarta Raya, PLN UID Jakarta Raya terus mendorong UMK binaan untuk tumbuh secara berkelanjutan melalui pembinaan yang mencakup penguatan kapasitas usaha, peningkatan kualitas produk, akses pasar, dan inovasi. Perjalanan Ichinogami menunjukkan bahwa pendampingan yang tepat dapat membantu usaha lokal tumbuh lebih kuat sekaligus menerapkan prinsip keberlanjutan dalam proses bisnisnya.